Jangan Pinjam Uang Bank Untuk Modal Usaha, Pasti Bangkrut!!

pinjaman bank untuk modal usaha

Setiap orang yang ingin memulai usaha pasti kendala yang sering dialami atau yang sering disebut-sebut adalah tidak punya modal uang yang banyak.

Sehingga banyak orang yang tidak segera memulai bisnis karena tidak punya modal, atau menjalankan bisnis atau usaha dengan mengambil keputusan mengajukan pinjaman bank sebagai modal usaha.

Perlu anda ketahui bahwa, pinjaman bank sesungguhnya paling tidak cocok untuk digunakan sebagai modal usaha, karena pada pinjaman tersebut terdapat bunga yang harus dibayar.

Jika nilai pinjaman besar maka bunga yang harus dibayar juga besar, contohnya: apabila bunga pinjaman bank adalah 15% pertahun maka jika anda mengajukan pinjaman Rp200 juta , maka bunga yang harus anda bayar selama 1 tahun sebanyak Rp30 juta.

Yang seharusnya Rp30 juta menjadi keuntungan anda, tapi nyatanya karena modal berasal dari pinjaman bank maka anda harus membayar bunga tersebut, belum termasuk hutang pokoknya.

Bank tidak tahu menahu tentang bisnis anda, yang jelas jika anda bangkrut sekalipun anda tetap harus bayar hutang + bunga nya.

Pertanyaannya, apakah bisnis anda nanti akan berjalan lancar kedepannya? karena belum ada kepastian itulah tidak dianjurkan untuk menggunakan pinjaman bank sebagai modal usaha.

Kebanyakan usaha atau bisnis yang modalnya dari pinjaman bank lambat laun akan bangkrut. Jika usaha bangkrut? hutang dan bunga bank mau anda bayar pakai apa?? terlebih lagi ada denda yang harus anda bayar ketika anda telat bayar cicilan pinjamannya.

Terlebih lagi dalam Agama Islam juga dilarang menggunakan pinjaman bank, karena terdapat UNSUR Riba yang jelas yaitu Bunga. Allah SWT tidak akan memberikan pertolongan kepada hambanya yang menggunakan uang riba.

Yang paling sedih lagi adalah, ketika bisnis anda hanya bisa membayar cicilan bunga saja. Kelihatannya sih anda punya untung, tapi untung nya itu digunakan untuk bayar Bunga saja. Lantas bagaimana untuk bayar hutang pokoknya?

Yang jelas jalankan bisnis atau usaha sesuai dengan kemampuan modal yang anda miliki, jangan terlalu menggebu-gebu dengan sebuah impian yang terlalu tinggi. Jika memang mengharuskan pinjam, maka buatlah proposal pengajuan pada pemodal usaha dengan konsep bagi hasil yang syariah.

Pinjaman dengan konsep bagi hasil tidak ada unsur riba, karena bagi hasil di ukur dari keuntungan yang didapat dari bisnis yang dijalankan. Terlebih lagi jika terjadi bangkrut maka menjadi tanggung jawab bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.